Sosialisasi Penyakit Menular di Desa Haikatapu, Warga Dapat Edukasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria
Haikatapu, Sumba Timur - UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi penyakit menular yang meliputi AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria di Desa Haikatapu, Kecamatan Rindi pada Kamis, 26 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan, penularan, serta penanganan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat. Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur. Mewakili Area Manager, Bapak Oktavianus Datu Biru selaku Staf Community Organizer (CO) menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Tay Ndata Ngara selaku Sekretaris Desa Haikatapu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada UPKM/CD Bethesda YAKKUM Wilayah Sumba Timur dan pihak Puskesmas Tanaraing yang telah memfasilitasi kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat Desa Haikatapu. Ia berharap masyarakat dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Materi pertama disampaikan oleh Bapak Syprianus Ndamanoma dari Puskesmas Tanaraing yang memaparkan tentang Tuberkulosis (TBC). Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika penderita batuk atau bersin. Gejala umum TBC antara lain batuk terus-menerus selama lebih dari dua minggu, batuk berdahak atau berdarah, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang teratur sampai tuntas agar penderita dapat sembuh dan tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Selanjutnya materi tentang HIV dan AIDS serta Malaria disampaikan oleh Bapak Nggaba Jangga Ndima. Dalam penjelasannya, HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang berbagai penyakit. HIV dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang terkontaminasi, serta dari ibu kepada bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui. Sementara AIDS adalah tahap lanjut dari infeksi HIV ketika sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah. Ia juga menekankan pentingnya pencegahan melalui perilaku hidup sehat, setia pada pasangan, serta tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian.
Selain itu, dijelaskan pula mengenai Malaria, yaitu penyakit yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejala malaria antara lain demam tinggi, menggigil, sakit kepala, mual, dan tubuh terasa lemah. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menggunakan kelambu saat tidur, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala malaria.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 26 orang peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Haikatapu. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait penyakit menular dan cara pencegahannya.
Pada sesi akhir kegiatan, Ibu Rambu Ridja Makambombu selaku Bidan Desa Haikatapu melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta yang meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), kolesterol, asam urat, dan gula darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat melakukan upaya pencegahan maupun penanganan secara tepat.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Haikatapu semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta mampu melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit menular seperti AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin